Sunat ini biasanya dilakukan atas anjuran agama dan budaya suatu daerah. Tapi terlepas dari itu semua, khitan ini memiliki banyak sekali manfaat yang pastinya baik untuk kesehatan reproduksi laki-laki. Selain itu juga, khitan bisa menyembuhkan beberapa penyakit salah satunya adalah infeksi saluran kemih.
BERAPA USIA TEPAT ANAK UNTUK SUNAT
Jika kita lihat dari segi medis, maka waktu yang tepat bagi anak laki-laki untuk khitan adalah usia 7 sampai 14 hari. Begitupun juga dengan beberapa agama dan budaya yang menjalankan khitan sebagai kewajiban. Islam sendiri menyarankan agar anak dikhitan ketika berumur 7 hari. Alasan para ahli menyarankan sunat ketika masih bayi adalah karena darah yang keluar masih sedikit.
Hal ini dikarenakan waktu bayi pembentukan sel-sel dan jaringan sedang bertumbuh dengan pesat. Dan terlebih lagi rasa sakit yang dirasakan belum terlalu berat. Pada usia bayi juga risiko trauma karena proses sunat juga tidak akan berpengaruh ke depannya bagi anak.
TIPS MERAWAT PASCA SUNAT BAYI
Perawatan pada anak bayi setelah khitan pastinya berbeda pada anak laki-laki yang cukup umur. Bayi belum bisa memberitahu keluhan apa yang ia rasakan, dan mereka juga belum bisa menjaga kebersihan kemaluannya. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui Tips Merawat Bayi Setelah Sunat.
JAGA SELALU KEBERSIHAN
Hal pertama dan yang paling penting adalah dengan menjaga kemaluan agar tetap bersih. Setiap mengganti popok, anda harus membersihkan kemaluan dari kotoran dengan menggunakan lap. Untuk membersihkannya anda bisa menggunakan air hangat. Setelah itu, jangan lupa untuk mengeringkan agar terhindar dari iritasi. Gunakan kain lembut untuk melap agar terasa nyaman di kulit bayi.